Israel Invasi Lebanon, Ini Kekuatan Personel Militer IDF dengan Hizbullah

Anton Suhartono
Pejuang Hizbullah memberikan perlawanan sengit kepada pasukan Israel sehingga belum bisa menembus wilayah Lebanon lebih dalam (Foto: AP)

BRUSSELS, iNews.id - Israel masih berupaya menembus pertahanan Hizbullah di perbatasan dengan Lebanon. Sejak operasi serangan darat ke Lebanon dimulai pada Senin (30/9/2024), Israel belum mampu masuk ke wilayah Lebanon lebih dalam karena selalu dipukul mundur.

Pengamat militer asal Belgia, Elijah Magnier, mengatakan Israel tampaknya sangat serius untuk bisa merebut kota-kota di perbatasan.

Menurut Magnier, tujuan Israel menggelar serangan darat besar-besaran untuk mengepung dan menghancurkan pasukan-pasukan elite Hizbullah, terutama di perbatasan.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Israel telah menyiapkan 18 brigade sebagai persiapan untuk menggelar serangan besar-besaran.

"Itu bukan yang disamapikan Israel kepada kita. Dari sumber terbuka (intelijen), kita mengetahui bahwa Israel telah menyiapkan sedikitnya 18 brigade. Jadi, kita berbicara tentang sekitar 70.000 hingga 100.000 tentara," kata Magnier, kepada Al Jazeera.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal