“Pimpinan perlawanan selalu menegaskan bahwa kelanjutan agresi Israel dan pembunuhan pemimpin, pemuda, dan rakyat kami memberi kami hak untuk membela diri dan merespons pada waktu dan tempat yang tepat,” kata Hizbullah itu dalam sebuah pernyataan dikutip dari Al Jazeera.
Israel merespons cepat dengan serangan udara di Beirut Selatan. Media lokal melaporkan serangan Israel terjadi di beberapa desa di Lebanon selatan serta Lembah Bekaa di timur negara itu.
“(Militer Israel) akan bertindak terhadap keputusan Hizbullah untuk ikut dalam kampanye, dan tidak akan membiarkan organisasi ini menjadi ancaman bagi negara Israel dan merugikan penduduk utara,” kata mereka.