Israel Gempur Lebanon usai Serangan Hizbullah, 31 Orang Tewas

Aditya Pratama
Puing-puing berserakan di jalan di samping gedung apartemen yang terkena serangan udara Israel di Dahiyeh, Beirut selatan, Lebanon, Senin (2/3/2026). (Foto: AP)

Sementara itu, pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan kepada MTV Lebanon bahwa mereka kini menganggap gencatan senjata di Lebanon yang dimulai pada November 2024 telah berakhir dan tidak akan campur tangan untuk menghentikan serangan Israel di Lebanon. 

AS menyatakan tidak memperkirakan bandara atau pelabuhan Lebanon akan menjadi target, tetapi menuntut agar negara Lebanon menetapkan Hizbullah sebagai organisasi teroris.

“Jika tidak, tidak akan ada perbedaan di antara keduanya,” kata pejabat AS tersebut.

Israel menyatakan telah menewaskan para pemimpin senior Hizbullah dalam serangan di Lebanon selatan dan Dahiyeh. Israel juga mengeluarkan peringatan pengungsian massal bagi lebih dari 50 kota dan desa di Lebanon selatan serta timur. 

Tampak mobil-mobil yang berdesakan meninggalkan wilayah itu mengingatkan pada hari-hari terburuk perang Israel di Lebanon pada 2023 dan 2024.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Serangan AS-Israel di Iran Tewaskan 555 Orang, 131 Kota Jadi Sasaran

Nasional
12 jam lalu

Kemenlu Buka Suara soal Narasi Dewan Perdamaian Bentukan Trump Terlibat Konflik AS-Israel dengan Iran

Video
12 jam lalu

Protes Meluas, Warga di Dunia Kutuk Serangan Militer Amerika-Israel ke Iran

Jatim
13 jam lalu

Dampak Perang AS-Israel vs Iran, Ratusan Jemaah Umrah di Jember Gagal Berangkat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal