Israel Diserang Hamas, Intelijen dan Militer Saling Menyalahkan

Anton Suhartono
Militer Israel tak mendapat peringatan konkret dari intelijen soal potensi serangan Hamas (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel mengaku hanya mendapat sinyal dari intelijen soal potensi serangan pejuang Palestina. Informasi tersebut diterima pada Jumat malam sehari sebelum serangan pada Sabtu (7/10/2023).

Hanya saja militer mengaku tak mendapat peringatan intelijen yang konkret soal serangan dahsyat tersebut.

Komentar itu disampaikan setelah intelijen Israel mendapat sorotan atas ketidakberdayaan mereka mendeteksi potensi serangan besar dari Gaza.

"Kami tidak memiliki peringatan intelijen yang konkret mengenai insiden ini. Kami tidak bisa mengantisipasi kejadian seperti itu. Meski ada beberapa sinyal intelijen pada malam sebelum serangan, mereka tidak memberi tahu adanya aktivitas tersebut. Kami akan menyelidiki masalah ini secara menyeluruh," kata Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari, dikutip dari Anadolu, Kamis (12/10/2023).

Dia menambahkan, militer Israel membalas dengan menggempur wilayah Gaza dari udara. Hagari mengklaim serangan yang telah menewaskan 1.354 warga Gaza itu sampai hari ini ditujukan ke tempat tinggal dan markas komando Brigade Izzuddin Al Qassam, sayap militer Hamas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Panglima Perang Israel Gagal Yakinkan AS untuk Serang Iran

Internasional
10 jam lalu

Israel Dukung Serang Iran jika Negosiasi Nuklir dengan AS Buntu

Nasional
21 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
1 hari lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal