Menurut IDF, Hamas menyerang pasukan Israel di Rafah menggunakan roket anti-tank serta penembakan lainnya. Serangan itu menyebabkan dua tentara tewas.
Beberapa jam setelah melancarkan serangan brutal, IDF mengeluarkan pernyataan pihaknya kembali ke kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Hamas membantah keras tuduhan itu dengan alasan, tak ada kontak dengan kelompok bersenjata apa pun di Rafah sejak Israel memulai operasi militer lagi di Gaza pada Maret lalu.
Tuduhan itu juga dianggap sebagai akal-akalan Israel untuk memulai kembali serangan ke Gaza.
Israel juga menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza sampai batas waktu yang tak disebutkan.