Israel Buat Rudal Canggih, Klaim Seluruh Timur Tengah Tak Bisa Lolos

Nathania Riris Michico
PM Israel Benjamin Netanyahu saat memeriksa rudal canggih di Israel Aerospace Industries. (Foto: Koby Gideon/GPO)

Selain itu, kata Netanyahu, negaranya juga berusaha memperluas pijakannya di ruang angkasa dengan meluncurkan satelit mikro.

"Ruang angkasa adalah lingkup besar yang bisa dimasuki negara Israel," katanya.

Pernyataan Netanyahu ini muncul di saat situasi di kawasan Timur Tengah masih tegang. Selama setahun terakhir, Israel berulang kali menyerang tetangganya, Suriah, dengan dalih menghilangkan kehadiran milisi pro-Iran dan pasukan Iran di negeri Bashar Al Assad tersebut.

Suriah sendiri berulang kali mengecam serangan tersebut sebagai agresi terbuka terhadap sebuah negara yang berdaulat.

Salah satu serangan Israel memicu serangan balasan oleh sistem rudal S-200 Suriah yang secara tak sengaja menjatuhkan pesawat pengintai Rusia Il-20. Insiden itu menewaskan sekitar 15 kru militer Rusia.

Rusia menyalahkan Israel atas insiden tersebut. Sejak itu, Rusia memasok Pemerintah Suriah dengan sistem rudal anti-pesawat S-300 modern yang dikecam Israel dan Amerika Serikat.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Internasional
6 jam lalu

Tolak Kunjungan Presiden Israel, Ratusan Demonstran Australia Kepung Gedung Parlemen

Internasional
9 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
12 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal