Israel Bombardir Gaza, Bunuh 20 Orang termasuk 9 Anak Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Serangan udara Israel ke Gaza, Senin (10/5/2021) malam. (Foto: Reuters)

Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan, lebih dari 300 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan polisi Israel, kemarin. Aparat zionis menembakkan peluru karet, granat kejut, dan gas air mata di kompleks Masjid al-Aqsa. Sementara, polisi Israel mengatakan, 21 petugas mereka terluka dalam bentrokan itu.

Kelompok milisi Islam yang menguasai Gaza, Hamas, menuntut agar Israel segera mengeluarkan polisinya dari kompleks Masjid al-Aqsa dan Sheikh Jarrah (wilayah permukiman Palestina yang sedang digusur Israel). Hamas pun menetapkan batas waktu pukul 18.00 waktu setempat (22.00 WIB) bagi Israel untuk menarik pasukannya.

Juru bicara kelompok milisi sayap Hamas, Abu Ubaidah mengatakan, pihaknya telah meluncurkan serangan roket terhadap musuh (Israel) di Yerusalem. Serangan itu sebagai tanggapan atas kejahatan dan agresi Israel terhadap kota suci tersebut, serta agresi kaum zionis terhadap rakyat Palestina di Masjid al-Aqsa dan Sheikh Jarrah.

Sebagai tanggapan, PM Israel Benjamin Netanyahu malah menyebut Hamas sebagai organisasi teroris. “Israel akan membalasnya dengan sangat keras. Kami tidak akan menoleransi serangan di wilayah kami, ibu kota kami, warga kami dan tentara kami. Siapa pun yang menyerang kami akan membayar mahal,” kata dia, dikutip Reuters, Selasa (11/5/2021).

Ketegangan telah meningkat selama berminggu-minggu selama Bulan Suci Ramadhan, di tengah bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan pengunjuk rasa Palestina yang memicu kekhawatiran internasional bahwa peristiwa bisa saja di luar kendali.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal