Israel Bombardir 11 Kota Lebanon 10 Menit Sebelum Gencatan Senjata, Hizbullah Serang Balik

Anton Suhartono
Pasukan Israel terus menggempur Lebanon beberapa saat sebelum berlakunya gencatan senjata, Jumat (17/4) dini hari waktu setempat (Foto: AP)

Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Lebanon dan Israel, Kamis (16/4), menandai jeda konflik yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang tersebut. Gencatan senjata berlaku Kamis (16/4/2026) pukul 17.00 Waktu AS Bagian Timur atau Jumat (17/6/2026) pukul 06.00 WIB

Trump mengatakan telah melakukan percakapan sangat baik dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun. Dia juga mengarahkan Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri (Menlu) Marco Rubio, dan pemimpin Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine untuk bekerja sama dengan kedua negara tersebut guna mencapai perdamaian yang abadi.

"Kedua pihak ingin menyaksikan perdamaian, dan saya yakin itu akan terjadi, dengan cepat," tulis Trump di Truth Social.

Tak lama setelah itu, Netanyahu memerintahkan pasukannya tetap berada di Lebanon Selatan meski telah menyepakati gencatan senjata.

"Trump meminta ini (gencatan senjata), dan kami memiliki kepentingan dalam hubungan dengan Amerika Serikat. Kami akan tetap berada di Lebanon, di posisi kami sekarang," kata Netanyahu, sebagaimana dilaporkan stasiun televisi pemerintah, KAN.

Netanyahu memutuskan untuk menerima gencatan senjata dengan Lebanon tanpa persetujuan dari kabinet. Namun sehari sebelumnya, kabinet keamanan Israel menyatakan tidak akan menerima gencatan senjata dengan Lebanon.

Perang AS-Israel melawan Iran meluas ke Lebanon pada 2 Maret. Kelompok Hizbullah menembakkan rudal ke Israel untuk membantu Iran, memicu pembalasan militer Zionis yang menyerang Lebanon.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini

57 tahun lalu

Sadis! Israel Bom Tenda Pengungsi Gaza, 6 Orang Tewas 10 Luka termasuk Anak-Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal