Israel Bebaskan 200 Tahanan Palestina, Sebagian Dihukum Penjara Seumur Hidup

Anton Suhartono
Israel membebaskan tahanan Palestina sesuai perjanjian gencatan senjata dengan Hamas (Foto: AP)

Massa mengibarkan bendera Palestina, meneriakkan slogan-slogan, dan mendokumentasikan momen bersejarah itu menggunakan ponsel, bahkan melakukan livestreaming di media sosial.

Sementara itu para tahanan masih mengenakan pakaian napi berwarna abu-abu. Mereka tersenyum sambil melambaikan tangan kepada banyak orang saat turun dari bus. 

Seorang tahanan, Mohammed Al Tous, sudah mendekam di penjara Israel selama hampir 40 tahun atau ditangkap sejak 1985. 

Al Tous merupakan anggota faksi perlawanan Fatah, saat ini bagian dari Pemerintah Otoritas Palestina. Dia ditangkap saat berperang melawan Israel di sepanjang perbatasan Yordania.

Namun sesuai perjanjian Al Tous tak bisa tinggal lagi di Tepi Barat. Dia adalah satu dari sekitar 70 tahanan yang akan dideportasi ke luar wilayah pendudukan Palestina. 

Tahanan lain yang dibebaskan adalah satu keluarga, terdiri atas lima orang, yang tinggal di kamp Am'ari, dekat Ramallah.  Tiga dari mereka dibebaskan hari ini, namun mereka juga dideportasi.

Sementara itu 16 di antaranya merupakan warga Gaza. Mereka dibebaskan dan masuk Gaza melalui perbatasan Kareem Abu Salem atau Israel menyebutnya Kerem Shalom. Setelah tiba, mereka tak langsung pulang namun dibawa ke Rumah Sakit Eropa di Khan Younis untuk menjalani pemeriksaan medis.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: Israel dan Hizbullah Sepakati Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal