Israel Ancam Serang Iran Lagi: Tangan Panjang Kami Akan Jangkau Teheran!

Anton Suhartono
Israel mengancam akan menyerang Iran kembali jika negaranya disakiti (Foto: AP)

Israel terlibat perang 12 hari melawan Iran, dimulai pada 13 Juni dan berakhir 24 Juni melalui kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat dan Qatar.

Meski berlangsung singkat, perang tersebut menimbulkan kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas. 

Israel mengklaim hanya menargetkan fasilitas militer dan nuklir Iran meski sebagian besar korban adalah warga sipil.

Seorang sumber pejabat senior Israel sebelumnya mengatakan kepada surat kabar AS The New York Times (NYT), serangan terhadap Iran gagal menghancurkan seluruh uranium yang diperkaya.

Namun pejabat tersebut menegaskan Israel tak khawatir dengan kondisi itu karena setiap pengembangan nuklir yang akan dilakukan Iran lebih mudah terdeteksi setelah perang tersebut.

Hasil analisis intelijen AS, Inggris, dan Uni Eropa mengungkap mereka tidak yakin Iran akan mencoba membangun kembali fasilitas nuklirnya Fordow, Natanz, dan Isfahan yang hancur lebur. Namun kalangan intelijen mengkhawatirkan ada kemungkinan Iran mengubah cara pengayaan uraniumnya yakni dengan menyebar ke banyak lokasi dalam bentuk fasilitas-fasilitas yang lebih kecil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal