"Kita tidak punya pilihan selain menghadapi agresi ini dan mempertahankan tanah ini," katanya, kepada Reuters, dikutip Rabu (25/3/2026).
Israel menghancurkan lima jembatan di atas Sungai Litani sejak 13 Maret dan mempercepat penghancuran rumah di desa-desa Lebanon dekat perbatasan.
Berdasarkan hukum internasional, serangan terhadap infrastruktur sipil, termasuk rumah dan jembatan, dilarang.
Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, retorika Katz sangat mengkhawatirkan.
"Ini merupakan perkataan terakhir yang ingin kita dengar. Ini adalah hal terakhir yang ingin dilihat oleh rakyat Lebanon di selatan," katanya.