Ismail Sabri Yaakob Calon Terkuat PM Baru Malaysia, Momen Kebangkitan UMNO?

Ahmad Islamy Jamil
Calon Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob. (Foto: Bernama)

KUALA LUMPUR, iNews.idIsmail Sabri Yaakob kini muncul sebagai calon terkuat perdana menteri baru Malaysia. Raja Malaysia telah meminta 114 anggota parlemen yang menandatangani pernyataan resmi dukungan kepada wakil presiden UMNO itu sebagai kandidat PM, untuk hadir di Istana Negara di Kuala Lumpur pada Kamis (19/8/2021) ini. 

Tujuan dipanggilnya para anggota legislatif itu untuk memverifikasi atau menegaskan pendirian mereka memilih Ismail. Menurut jadwal, pertemuan raja dengan para anggota parlemen akan berlangsung dari pukul 10.00 pagi sampai 17.00 waktu setempat (09.00 – 16.00 WIB).

Kepada The Star, sumber kerajaan mengatakan, para anggota parlemen dari Perikatan Nasional, Barisan Nasional, Gabungan Partai Sarawak, Partai Solidaritas Tanah Airku (Bintang) dari Sabah, dan kalangan independen mendukung Ismail jadi PM.  Semua anggota parlemen tersebut menyerahkan surat mpernyataan dukungan mereka pada batas waktu yaitu Rabu (18/8/2021) kemarin pukul 16.00 seperti yang telah ditetapkan oleh istana.

Dengan dikantongi 114 suara parlemen oleh Ismail, pesaingnya yaitu Anwar Ibrahim, gagal mendapatkan dukungan yang cukup untuk menjadi perdana menteri. Anwar yang memimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan dan juga presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) tampaknya harus kembali berada di luar pemerintahan.

Jika Ismail berhasi duduk di kursi pimpinan pemerintahan Malaysia, ini juga akan menjadi momen kebangkitan UMNO, partai yang pernah berkuasa selama berpuluh-puluh tahun di negara itu. UMNO dan Barisan Nasional-nya gagal mempertahankan kekuasaan mereka setelah kalah dari koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim pada Pemilu 2018.

Raja Malaysia, Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Mustafa Billah, pada Rabu kemarin memutuskan bahwa perdana menteri berikutnya masih perlu memberikan mosi tidak percaya di Parlemen Malaysia. Ini lantaran 220 anggota parlemen negeri jiran diperintahkan mengajukan pilihan kandidat PM untuk menggantikan Muhyiddin Yassin—yang mengundurkan diri pada Senin (16/8/2021) lalu.

Istana juga mengumumkan, raja akan bertemu dengan sembilan penguasa negara bagian Malaysia pada Jumat (20/8/2021) besok. Dalam kesempatan itu, sultan akan menggelar “rapat khusus” yang diharapkan untuk dapat menyelesaikan krisis politik di Negeri Melayu itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ART WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Beri Pendampingan Hukum

57 tahun lalu

Alasan Tyo Nugros Dicekal ke Malaysia Akhirnya Terungkap, Terkait KPKNL!

57 tahun lalu

Al Ghazali Jadi Drummer Konser Dewa 19 di Malaysia, Gantikan Tyo Nugros!

57 tahun lalu

Viral Tyo Nugros Batal Tampil pada Konser Dewa 19 di Malaysia, Alasannya Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal