Ironis, Pemerintahan Junta Myanmar Janji Lindungi Rakyat padahal Bunuh 328 Warga Sipil

Anton Suhartono
Min Aung Hlaing (Foto: Reuters)

Empat demonstran tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan pada Jumat (26/3/2021), sehingga menambah jumlah korban tewas menjadi 328 orang.

Stasiun televisi pemerintah pada Jumat malam secara terbuka mengeluarkan pernyataan seperti mengancam.

"Anda harus belajar dari kematian yang buruk sebelumnya, Anda bisa berada dalam bahaya ditembak di kepala dan punggung," kata penyiar.

Peringatan itu memang tidak secara khusus menyebut pasukan keamanan diberi perintah untuk menembak mati demonstran.

Parde militer itu juga dihadiri Wakil Menteri Pertahanan Rusia Alexander Fomin. Sehari sebelumnya, Fomin bertemu para pemimpin senior pemerintahan junta dan menawarkan bantuan militer.

"Rusia merupakan teman sejati," kata Min.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

2 Warga Sipil Terluka Kena Peluru Nyasar di Kampus UNP, TNI AD Turun Tangan

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal