Iran Vonis Mati Mantan Wakil Menhan Atas Tuduhan Mata-Mata Inggris

Umaya Khusniah
Mantan wakil menteri pertahanan Iran divonis mati. (Foto: Reuters)

"Iran harus menghentikan eksekusi warga Inggris-Iran Alireza Akbari dan segera membebaskannya. Ini adalah tindakan bermotif politik oleh rezim biadab yang sama sekali tidak menghiraukan kehidupan manusia," katanya.

Akbari, yang ditangkap pada tahun 2019, telah dekat dengan Shamkhani sejak perang Iran-Irak pada 1980-an.

Nournews, kantor berita Iran yang berafiliasi dengan badan keamanan tertinggi negara itu, melaporkan bahwa hukuman matinya telah ditegakkan oleh Mahkamah Agung Iran.

"Prioritas kami adalah mengamankan pembebasannya segera dan kami telah menegaskan kembali permintaan kami untuk akses konsuler yang mendesak," kata juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris.

Iran telah berselisih dengan kekuatan Barat termasuk Inggris. Iran menuruh Barat ikut campur dalam masalah internalnya selama berbulan-bulan protes anti-pemerintah. Iran juga tidak mengakui status kewarganegaraan ganda.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal