Namun, tak lama kemudian posting-an tersebu dihapus tanpa penjelasan.
Selat Hormuz menjadi pusat perhatian sejak Iran mengumumkan penutupan jalur strategis itu akibat serangan AS-Israel pada 28 Februari.
Sekitar 20 juta barel minyak melewati jalur perairan tersebut setiap hari, sehingga gangguan yang ditimbulkannya mendorong kenaikan harga minyak.