Pertama Kali, AS Gunakan Rudal Jarak Jauh PrSM dalam Perang Melawan Iran

Anton Suhartono
Militer AS untuk pertama kali menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh untuk menyerang Iran (Foto: Centcom)

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) untuk pertama kali menggunakan Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh untuk menyerang Iran. Kemampuannya diyakini lebih dahsyat dari Tomahawk.

Komando Pusat AS (Centcom) menegaskan, rudal tersebut belum pernah digunakan sebelumnya dalam pertempuran sesungguhnya.

"Dalam peristiwa bersejarah pertama, Rudal Serangan Presisi (PrSM) jarak jauh digunakan dalam pertempuran selama Operasi Epic Fury," bunyi pernyataan Centcom, seraya membanggakan kemampuan AS dalam serangan jarak jauh yang disebutnya tak tertandingi.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran sejak 28 Februari lalu, termasuk ke Teheran. Serangan rudal jarak jauh serta menggunakan jet tempur menyebabkan kerusakan serta korban sipil. 

Iran membalas dengan menyerang wilayah Israel serta pangkalan-pangkalan  militer AS di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

57 tahun lalu

Trump: Hubungan AS-Iran Akan Jauh Lebih Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal