Iran Surati Sekjen PBB, Pangkalan AS di Timur Tengah Akan Jadi Sasaran Pembalasan

Anton Suhartono
Iran melayangkan surat resmi kepada Sekjen PBB Antonio Guterres, menegaskan pangkalan militer AS akan menjadi sasaran pembalasan (Foto: AP)

Selain itu, pasukan yang ditempatkan di pangkalan Bahrain, menjadi markas Armada ke-5 Angkatan Laut AS, juga disebut telah ditarik.

Meski demikian, pejabat tersebut menegaskan pasukan AS tetap siaga di sejumlah pangkalan lain di kawasan, termasuk di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UEA).

Penarikan personel dari Al Udeid dan Bahrain memicu spekulasi mengenai potensi serangan AS terhadap Iran. Di sisi lain, langkah tersebut juga dipandang sebagai tindakan pencegahan guna mengurangi risiko korban apabila eskalasi konflik benar-benar terjadi.

Iran sebelumnya menunjukkan respons keras terhadap serangan militer AS pada 22 Juni 2025. Teheran menghujani Pangkalan Udara Al Udeid dengan rudal balistik setelah wilayahnya diserang militer AS. Al Udeid diketahui sebagai pangkalan militer terbesar AS di Timur Tengah, yang menampung sekitar 10.000 personel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal