TEHERAN, iNews.id - Iran memperingatkan akan membuka front pertempuran baru jika Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terbaru ke negaranya. Bukan hanya itu, Iran juga sudah mempersiapkan strategi baru dalam menghadapi AS dan Israel.
"Kami akan membuka front baru melawan mereka dengan alat dan metode baru," kata seorang juru bicara militer Iran, seperti dikutip dari kantor berita ISNA, Rabu (20/5/2026).
Presiden AS Donald Trump pada Senin mengumumkan akan menunda serangan terhadap Iran atas permintaan beberapa negara Teluk, terutama Qatar, Arab Saud, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Dalam pernyataan di akun Truth Social, Trump juga menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.
Dia juga memperingatkan, militer AS siap untuk melanjutkan serangan skala besar terhadap Iran, kapan saja, jika tidak ada kesepakatan yang dicapai.