Iran, lanjut Bahaei, berulang kali memperingatkan kepada dunia, terutama negara-negara yang mengklaim menjunjung tinggi supremasi hukum dan telah memainkan peran dalam membentuk sistem norma internasional dan Piagam PBB. Jika mereka tidak juga bertindak, konflik akan terus menyebar.
Serangan AS dan Israel terhadap Iran sejak Sabtu (28/2/2026) telah menewaskan hampir 800 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan para pejabat tinggi militer.
Baghaei juga mengatakan, banyak warga Iran yang menentang negosiasi lagi dengan AS karena jelas-jelas akan dikhianati. Pengalaman pada tahun lalu, Israel dan AS menyerang Iran di tengah perundingan nuklir.
Iran sejauh ini telah meluncurkan 15 gelombang serangan rudal dan drone ke Israel serta aset-aset AS di Timur Tengah, termasuk Bahrain, Qatar, UEA, Yordania, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi.