TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz, kecuali jika Amerika Serikat (AS) menghentikan blokade terhadap pelabuhannya. Wilayah perairan tersebut diketahui sempat dibuka pada Jumat, 17 April 2026, namun kembali ditutup hari berikutnya.
Melansir Al Jazeera, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, pihaknya belum menentukan tanggal untuk putaran baru pembicaraan tatap muka dengan AS. Selain itu, Iran mengecam penolakan Washington untuk meninggalkan tuntutan maksimalis mereka.
Dalam kesempatan lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan, blokade angkatan laut di pelabuhan Iran akan tetap berlaku sampai ada kesepakatan, dan memperingatkan bahwa Washington tidak akan diintimidasi oleh Teheran.
Sementara itu, menurut sumber di Pakistan mengatakan negosiasi kemungkinan akan terjadi pada minggu depan. Dua sumber keamanan Pakistan menyebut, negosiasi antara AS dan Iran kemungkinan akan diadakan sebelum hari Jumat, 24 April 2026.
“Dua pesawat angkut berat AS, C-17 Globemaster, telah mendarat di Pangkalan Udara Noor Khan di Rawalpindi,” menurut sumber tersebut.