Iran Lobi Negara-Negara Arab, Siap-Siap Fasilitas Nuklir dan Minyak Diserang Israel

Anton Suhartono
Iran semakin gencar melakukan upaya diplomatik di kawasan terkait rencana pembalasan Israel (Foto: AP)

Pemerintahan Biden juga sangat khawatir serangan balasan dapat berubah menjadi perang skala penuh yang juga melibatkan AS.

Sebagian besar ketakutan pengaruh AS terhadap Israel terus memudar selama setahun terakhir. 

Sebelumnya Israel menolak seruan Presiden Biden untuk menerima proposal gencatan senjata di Gaza. Israel juga semakin mengabaikan seruan AS untuk lebih menahan diri di Lebanon.

Israel juga tidak berkonsultasi dengan AS sebelum melakukan serangan besar-besaran, seperti bom ribuan pager dan walkie talkie di Lebanon pada September lalu.

Hal yang sama juga terjadi terkait pembunuhan pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah pada 27 September, Iran tak berkonsultasi terlebih dulu dengan AS.

Kabinet keamanan Israel dilaporkan belum menemukan kata sepakat mengenai bagaimana membalas serangan Iran. Israel dihujani sekitar 200 rudal oleh Iran pada 1 Oktober.

Serangan itu ditujukan ke tiga target yakni dua pangkalan udara dan markas badan intelijen Mossad. Tak ada korban dalam serangan itu karena Iran tak menargetkan fasilitas sipil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Anjlok usai AS-Iran Setujui Kesepakatan Damai

57 tahun lalu

AS-Iran Lanjutkan Negosiasi setelah Penandatanganan MoU, Bahas Program Rudal dan Nuklir

57 tahun lalu

Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Disahkan dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal