Iran Kirim Pesan ke Milisi Bersenjata Irak agar Tak Menyerang Pasukan AS

Anton Suhartono
Mike Pence (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence menerima informasi intelijen bahwa Iran telah mengirim pesan kepada milisi bersenjata pro-Syiah di Irak untuk menahan diri.

Menurut Pence, isi pesan itu disampaikan ke berbagai milisi Irak yang selama ini terlibat konfrontasi dengan militer AS.

"Kami menerima beberapa informasi intelijen bahwa Iran mengirim pesan kepada milisi yang sama untuk tidak bergerak melawan target atau warga sipil AS. Kami berharap pesan itu terus bergema," kata Pence, dalam wawancara dengan CBS News, seperti dilaporkan kembali Reuters, Kamis (9/1/2020).

Sebelumnya Presiden Donald Trump memutuskan untuk menghindari konfrontasi militer lebih lanjut dengan Iran. Pernyataan itu disampaikannya dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi di Washington, Rabu (8/1/2020) malam waktu setempat.

Menurut Trump, Iran mengindikasikan bahwa serangan pada Rabu dini hari itu akan menjadi akhir dari pembalasan terkait tewasnya Qasem Soleimani akibat serangan drone AS di Bandara Internasional Baghdad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal