Iran Ingin Lanjutkan Program Nuklir, Ini Komentar Trump

Anton Suhartono
Donald Trump yakin Iran tak akan melanjutkan pengayaan uranium setelah serangan terhadap tiga fasilitas nuklirnya (Foto: AP)

Alireza Salimi, perwakilan dewan pimpinan parlemen Iran, mengatakan pihaknya telah menyepakati ketentuan-ketentuan umum serta rincian RUU.

Amanat RUU tersebut melarang staf dari badan PBB itu mengunjungi Iran dengan tujuan memeriksa fasilitas nuklir.
Para pakar IAEA hanya boleh mengunjungi Iran untuk memastikan keselamatan fasilitas nuklir akibat serangan militer Amerika Serikat (AS). Itu pun harus melalui persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Iran menganggap IAEA sebagai biang kerok serangan Israel ke Iran karena laporan-laporannya mengenai tingkat pengayaan uranium yang provokatif.

"Sampai kita mendapat jaminan objektif atas perilaku profesional organisasi internasional ini," kata Qalibaf, merujuk pada batas waktu penangguhan kerja sama.

Dia menegaskan Iran tidak berniat membuat senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran

57 tahun lalu

Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran

57 tahun lalu

Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal