Selain itu Italia juga mendesak warganya untuk menghindari perjalanan ke Irak dan Lebanon.
"Situasi keamanan tetap bergejolak di level kawasan. Kedutaan besar Italia lain di seluruh wilayah tetap siaga tinggi dan terus berhubungan dengan Unit Krisis, dengan tujuan bersama untuk membantu warga Italia yang membutuhkan," demikian isi pernyataan.
Kemlu Yunani juga menyerukan warganya untuk menghindari kunjungan, kecuali yang benar-benar diperlukan, ke Israel, wilayah Palestina, dan Iran.
Langkah yang sama diambil Polandia. Kemlu Polandia, dalam pernyataan di media sosial X, mengungkapkan situasi keamanan di Timur Tengah tidak stabil.
"Risiko eskalasi tinggi. Wilayah udara untuk lalu lintas sipil mungkin ditutup. Kepulangan melalui udara mungkin tidak mungkin atau sangat terhambat," bunyi pernyataan.
Kemlu menyerukan warga Polandia di Iran, Lebanon, dan Israel untuk mengamankan aset keuangan, selalu membawa paspor, ponsel, dan obat-obatan dasar.