Iran Eksekusi Mati Mata-Mata Mossad Paling Berbahaya, Apa Perannya?

Anton Suhartono
Iran mengeksekusi mati Bahman Choubi-asl setelah Mahkamah Agung menolak bandingnya (Foto: Reuters)

DUBAI, iNews.id - Iran mengeksekusi mati Bahman Choubi-asl, Senin (29/9/2025), setelah Mahkamah Agung menolak banding atas vonis hukuman mati yang dijatuhkan kepadanya. Bahman dianggap salah satu mata-mata paling berbahaya yang bekerja untuk badan intelijenIsrael, Mossad.

Menurut laporan portal peradilan Iran, Mizan, Bahman terlibat dalam pengumpulan basis data milik lembaga pemerintah Iran serta membantu operasi sabotase terhadap pusat data strategis. Selain itu, ia disebut membantu Mossad menyelidiki jalur impor peralatan elektronik penting bagi sektor militer dan industri Iran.

Tuduhan "Korupsi di Bumi"

Pengadilan Iran menjatuhkan vonis mati dengan dakwaan “korupsi di bumi”, istilah hukum di Iran yang merujuk pada bentuk pengkhianatan tingkat tinggi terhadap negara. Upaya banding Bahman ditolak oleh Mahkamah Agung, sehingga eksekusi dijalankan tanpa penundaan lebih lanjut.

Kasus ini terjadi di tengah hubungan yang makin memburuk antara Teheran dan Tel Aviv. Pada Juni lalu, konflik kedua negara meningkat menjadi perang fisik selama 12 hari, ditandai serangan Israel ke sejumlah target di Iran. Serangan tersebut dilaporkan melibatkan operasi Mossad dengan dukungan pasukan komando yang ditempatkan di dalam wilayah Iran.

Tren Eksekusi Meningkat

Eksekusi mati terhadap warga Iran yang dituduh bekerja untuk Mossad meningkat tajam sepanjang 2025. Menurut laporan media setempat, sedikitnya 10 orang telah dieksekusi dalam beberapa bulan terakhir dengan tuduhan serupa.

Langkah keras ini diyakini sebagai upaya Teheran untuk menekan infiltrasi intelijen Israel, sekaligus memberikan sinyal bahwa siapa pun yang terlibat dengan Mossad akan menghadapi konsekuensi paling berat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal