Iran Eksekusi Mati Jurnalis Ruhollah Zam atas Tuduhan Menghasut Demo Antipemerintah

Ahmad Islamy Jamil
Ruhollah Zam. (Foto-foto: Reuters)

Pada Oktober 2019, Korps Garda Revolusi Iran menjebak Zam dalam sebuah operasi intelijen dan menangkapnya. Namun, tidak disebutkan secara perinci di mana operasi itu dilakukan.

Para pejabat Iran menuduh Amerika Serikat serta pesaing regional Teheran, Arab Saudi, dan lawan-lawan pemerintah yang tinggal di pengasingan telah memicu kerusuhan di dalam negeri Iran—yang dimulai pada akhir 2017. Ketika itu, unjuk rasa atas kesulitan ekonomi menyebar ke seluruh Negeri Persia. 

Menurut laporan, 21 orang tewas selama kerusuhan itu dan ribuan lainnya ditangkap. Kerusuhan itu termasuk yang terburuk yang pernah terjadi di Iran dalam beberapa dekade. Unjuk rasa berikutnya yang berlangsung pada tahun lalu bahkan lebih mematikan. Kala itu, para demonstran memprotes kenaikan harga bahan bakar.

Kanal Amadnews milik Zam telah ditangguhkan oleh layanan pesan Telegram pada 2018 karena diduga menghasut kekerasan. Akan tetapi, kanal itu kemudian muncul kembali dengan nama lain.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
58 menit lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

2 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

2 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

4 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal