TEHERAN, iNews.id – Iran hari ini mengeksekusi mati Ruhollah Zam. Jurnalis yang dicap pembangkang itu dihukum atas tuduhan mengobarkan kekerasan selama unjuk rasa antipemerintah pada 2017, televisi pemerintah Iran melaporkan, Sabtu (12/12/2020).
Mahkamah Agung Iran pada Selasa (2/12/2020) lalu menguatkan hukuman mati Zam. Wartawan itu ditangkap pada 2019 setelah bertahun-tahun menjalani pengasingan. Kanal Telegram Amadnews miliknya punya lebih dari 1 juta pengikut.
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
“Direktur jaringan kontrarevolusioner Amadnews (Ruhollah Zam), digantung pagi ini,” demikian stasiun TV Iran, Seda va Sima, melaporkan eksekusi mati sang jurnalis.
Reuters melansir, Prancis dan sejumlah kelompok hak asasi manusia (HAM) mengutuk keputusan Mahkamah Agung Iran tersebut.
Gadis Iran Dihukum 10 Tahun Penjara gara-gara Foto 'Zombie Angelina Jolie'
Zam adalah putra seorang ulama Syiah proreformasi. Dia melarikan diri dari Iran dan diberikan suaka oleh Prancis.