Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi dan Kedubes Asing, Sebut Operasi 'Bendera Palsu' Israel

Anton Suhartono
Iran membantah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco dan misi diplomatik asing di negara-negara Teluk (Foto: AP)

Sebelumnya para pejabat Iran membantah keterlibatan militernya dalam serangan terhadap penyulingan minyak Arab Saudi Aramco di Ras Tanura. 

Iran menyalahkan Israel atas dugaan "false flag operation" atau operasi bendera palsu. Serangan militer ini digelar agar tampak seolah-olah dilakukan oleh pihak lain. Tujuannya bisa untuk memicu konflik, membentuk opini publik, atau menciptakan alasan pembenaran atas tindakan tertentu.

"Iran secara terang-terangan mengumumkan akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika Serikat dan Israel di kawasan, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini. Namun sejauh ini fasilitas Aramco tidak termasuk di antara target serangan Iran," kata seorang sumber pejabat militer Iran kepada kantor berita Tasnim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Iran Siapkan Daftar Target Serangan terhadap AS jika Gencatan Senjata Runtuh, Apa Saja?

Haji dan Umrah
10 jam lalu

Petugas Haji Daker Makkah Mendarat di Saudi, Siap Sambut Jemaah RI

Internasional
14 jam lalu

Trump Klaim Iran Tak Akan Bisa Bikin Senjata Nuklir dalam 20 Tahun

Internasional
19 jam lalu

Wow, Iran Bisa Dapat Rp8,6 Triliun Setiap Hari jika Selat Hormuz Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal