Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi dan Kedubes Asing, Sebut Operasi 'Bendera Palsu' Israel

Anton Suhartono
Iran membantah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco dan misi diplomatik asing di negara-negara Teluk (Foto: AP)

Sebelumnya para pejabat Iran membantah keterlibatan militernya dalam serangan terhadap penyulingan minyak Arab Saudi Aramco di Ras Tanura. 

Iran menyalahkan Israel atas dugaan "false flag operation" atau operasi bendera palsu. Serangan militer ini digelar agar tampak seolah-olah dilakukan oleh pihak lain. Tujuannya bisa untuk memicu konflik, membentuk opini publik, atau menciptakan alasan pembenaran atas tindakan tertentu.

"Iran secara terang-terangan mengumumkan akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika Serikat dan Israel di kawasan, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini. Namun sejauh ini fasilitas Aramco tidak termasuk di antara target serangan Iran," kata seorang sumber pejabat militer Iran kepada kantor berita Tasnim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran: Perang Akan Berakhir jika AS dan Israel Hentikan Serangan

Nasional
3 jam lalu

Terjebak di Mesir, Aktivis Pro Palestina Ungkap Harga Tiket di Timur Tengah Tembus Rp40 Juta

Nasional
3 jam lalu

Ini Saran Rocky Gerung untuk Prabowo Antisipasi Krisis Energi Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Internasional
3 jam lalu

Pasukan Israel Mulai Masuki Perbatasan Lebanon, Gelar Serangan Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal