Iran Bantah Serang Fasilitas Minyak Saudi dan Kedubes Asing, Sebut Operasi 'Bendera Palsu' Israel

Anton Suhartono
Iran membantah serangan terhadap fasilitas minyak Saudi Aramco dan misi diplomatik asing di negara-negara Teluk (Foto: AP)

Sebelumnya para pejabat Iran membantah keterlibatan militernya dalam serangan terhadap penyulingan minyak Arab SaudiAramco di Ras Tanura. 

Iran menyalahkan Israel atas dugaan "false flag operation" atau operasi bendera palsu. Serangan militer ini digelar agar tampak seolah-olah dilakukan oleh pihak lain. Tujuannya bisa untuk memicu konflik, membentuk opini publik, atau menciptakan alasan pembenaran atas tindakan tertentu.

"Iran secara terang-terangan mengumumkan akan menargetkan semua kepentingan, instalasi, dan fasilitas Amerika Serikat dan Israel di kawasan, dan telah menyerang banyak di antaranya sejauh ini. Namun sejauh ini fasilitas Aramco tidak termasuk di antara target serangan Iran," kata seorang sumber pejabat militer Iran kepada kantor berita Tasnim.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal