Perkembangan di Selat Hormuz, lanjut dia, mencerminkan meningkatnya pengaruh Iran seraya menegaskan kehadiran militer AS di Teluk Persia segera berakhir.
AS dan Iran menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu pada 7 April. Namun AS memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz sepekan kemudian, melarang kapal-kapal masuk dan keluar.
Setelah itu Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu, namun tak mencabut blokade terhadap Iran.
Iran merespons dengan menolak untuk melanjutkan perundingan damai dengan AS, kecuali blokade dicabut. Sementara Trump menolak membuka blokade sampai Iran menyepakati perundingan damai.