Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Terima Dikritik soal Iran, Trump Serang Balik Jerman: Tak Heran Ekonominya Sulit
Advertisement . Scroll to see content

Trump Desak Iran Segera Sepakati Nuklir: Mereka Tak Bisa Atur Diri Sendiri!

Kamis, 30 April 2026 - 03:00:00 WIB
Trump Desak Iran Segera Sepakati Nuklir: Mereka Tak Bisa Atur Diri Sendiri!
Donald Trump mendesak Iran untuk mempercepat kesepakatan program nuklir (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak Iran untuk mempercepat kesepakatan program nuklir. Nasib kelanjutan perundingan damai putaran kedua AS-Iran belum jelas karena tarik ulur soal isu nulklir dan Selat Hormuz.

"Iran tidak bisa mengatur diri sendiri. Mereka tidak tahu bagaimana menandatangani kesepakatan non-nuklir," kata Trump, dalam pernyataan di akun Truth Social, dikutip Kamis (30/4/2026).

"Mereka sebaiknya segera menjadi pintar," tulis Trump, tanpa memberikan bukti yang mendukung pernyataan tersebut.

Dalam beberapa kesempatan, Trump juga mengatakan terjadi perpecahan di kepemimpinan Iran dalam membuat keputusan soal perundingan damai putaran kedua. Oleh karena itu, ada kebingungan mengenai siapa sebenarnya yang bisa mengambil keputusan dalam menentukan sikap.

Trump menegaskan Iran tak boleh memiliki senjata nuklir, pernyataan yang sebenarnya disetujui oleh Iran. Teheran berkali-kali menegaskan, program pengayaan uraniumnya diarahkan untuk kepentingan sipil yakni energi.

Masalahnya, AS tak percaya program pengayaan uranium yang dijalankan Iran tak diarahkan untuk membuat senjata nuklir.

Otoritas Iran juga berulang kali menegaskan, negaranya berhak untuk mengembangkan energi nuklir damai sebagaimana dimiliki negara lain. Haknya itu harus dihormati sebagai salah satu syarat untuk melanjutkan perundingan damai dengan AS.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut