Iran Akui 200 Orang Tewas dalam Demonstrasi Memprotes Kematian Mahsa Amini

Anton Suhartono
Dewan keamanan Iran mengakui 200 orang tewas dalam demontrasi sejak September memprotes tewasnya Mahsa Amini (Foto: Reuters)

Presiden Ebrahim Raisi memuji negaranya telah menegakkan hak dan kebebasan.

"Iran memiliki konstitusi paling progresif di dunia," ujarnya, seraya menambahkan UU yang diterapkan negaranya memadukan idealisme dan demokrasi," kata Raisi, kepada anggota parlemen, Sabtu (3/12/2022), dikutip dari Reuters.

Demonstrasi memprotes tewasnya Amini berubah menjadi pemberontakan warga terhadap pemerintahan Syiah. Ini merupakan protes menentang pemerintah Syiah paling berani sejak Revolusi Iran tahun 1979.

Massa bahkan berani meneriakkan slogan-slogan menentang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei serta mendesak diakhirinya pemerintahan saat ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur

57 tahun lalu

Iran: MoU Perdamaian Sama Saja Deklarasi Kekalahan Perang AS

57 tahun lalu

AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan

57 tahun lalu

Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal