Intelijen AS Sebut Pangeran MBS Terlibat Pembunuhan Khashoggi, Arab Saudi: Tak Bisa Diterima

Anton Suhartono
Jamal Khashoggi (Foto: AFP)

Ditambahkan, orang-orang yang terlibat telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan Saudi. Keluarga Almarhum juga menyambut baik hukuman tersebut.

Menurut Kemlu Arab Saudi, laporan intelijen yang disampaikan ke Kongres AS itu menggunakan kesimpulan yang tidak bisa dibenarkan dan tidak akurat.

Kerajaan sudah mengambil langkah yang diperlukan serta memastikan tragedi serupa itu tidak akan terjadi lagi. 

Lebih lanjut kemlu menegaskan, Arab Saudi dan AS merupakan sekutu yang kuat dan langgeng. Kerja sama tersebut telah berkembang selama hampir 8 dekade atas dasar saling menghormati.

Lembaga di kedua negara juga telah bekerja sama erat memperdalam hubungan di semua bidang, termasuk dalam rangka meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan dan dunia. 

"Kami berharap dapat mempertahankan landasan abadi yang telah membentuk kerangka kerja kemitraan strategis yang tangguh antara Kerajaan dan AS," bunyi pernyataan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal