SEOUL, iNews.id - Badan Intelijen Nasional Korea Selatan melaporkan aktivitas Korea Utara yang diyakini tengah membangun dua kapal selam baru, salah satunya mampu menembakkan rudal balistik.
Laporan intelijen itu disampaikan dalam pengarahan tertutup pada Selasa (3/11/2020). Hae Tae-keung, anggota Komite Intelijen Parlemen, mengatakan Angkatan Laut (AL) Korea Utara memiliki armada kapal selam yang besar, tetapi hanya satu kapal selam eksperimental yang mampu membawa rudal balistik.
"Salah satu kapal selam yang dibangun Korea Utara dapat membawa rudal balistik kapal selam (SLBM)," ujarnya dikutip dari Yonhap, Selasa (3/11/2020).
"Yang satu adalah kelas Romeo yang dimodifikasi dan yang lainnya adalah yang berukuran sedang-besar," lanjutnya.
Sejak 2006, Korea Utara dijatuhi sanksi Dewan Keamanan PBB atas program nuklir dan rudal balistiknya. Konsekuensinya, negara Kim Jong-un terisolasi dari hubungan perdagangan dari negara-negara anggota PBB.