Ini Alasan Iran Ngotot Lanjutkan Program Nuklir meski Dibombardir AS

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menegaskan Iran tak akan menghentikan program nuklir (Foto: ISNA)

2. Kerusakan Parah Tak Hentikan Tekad

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengungkap beberapa fasilitas pengayaan uranium mengalami kerusakan serius dan parah akibat serangan AS. Akibatnya, aktivitas pengayaan untuk sementara dihentikan. Namun, dia menegaskan bahwa Iran tidak akan mundur dari program nuklirnya.

“Pengayaan uranium sekarang dihentikan karena kerusakan serius, tapi jelas kami tidak bisa menghentikan pengayaan,” kata Araghchi, kepada Fox News.

3. Cadangan Uranium Tinggi meski Belum Capai Tingkat Senjata

Meski pengayaan sementara terhenti, Iran diketahui memiliki cadangan uranium yang cukup besar. Berdasarkan laporan intelijen AS dan Israel, Iran menyimpan sekitar 400 kilogram uranium yang telah diperkaya hingga 60%.

Sebagai perbandingan, uranium untuk kepentingan senjata harus mencapai tingkat pengayaan sekitar 90%. Namun cadangan saat ini dinilai cukup mengkhawatirkan, terutama jika Iran memutuskan meningkatkan level pengayaan lebih lanjut.

4. Ancaman Keluar dari Perjanjian NPT

Iran juga memperingatkan akan mengambil langkah lebih ekstrem jika tekanan dan sanksi terus dijatuhkan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

57 tahun lalu

Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal