WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan negaranya kemungkinan akan mengambil alih pengelolaan lalu lintas di Selat Hormuz. Trump bahkan menyebut AS akan menjadi "malaikat pelindung" bagi jalur perairan strategis tersebut dan meminta bayaran dari negara-negara lain sebagai imbalan atas pengamanan yang diberikan.
Menurut Trump, AS akan menjaga keamanan Selat Hormuz sekaligus mengendalikan operasionalnya. Sebagai kompensasi, Washington ingin negara-negara yang menikmati manfaat dari jalur pelayaran tersebut membayar biaya pengamanan.
“Kita akan menjadi penjaga selat itu. Mungkin kita akan disebut malaikat pelindung selat itu,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News, dikutip Selasa (14/7/2026).
Trump kembali menegaskan, AS akan menjaga Selat Hormuz demi kelancaran pelayaran internasional. Menurut dia, negara-negara lain yang sangat bergantung pada jalur tersebut memiliki kemampuan untuk membayar biaya pengamanan.
“Kita akan menjaganya. Kita akan dibayar untuk menjaganya, dalam jumlah uang yang besar,” ujarnya.