Inggris Segera Akhiri Evakuasi di Kabul, Ratusan Warga Masih Tertinggal

Umaya Khusniah
Situasi di bandara Kabul, Afghanistan. (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Pasukan Inggris mengakhiri evakuasi warga mereka dari Afghanistan, Sabtu (28/8/2021). Ratusan warga Inggris diperkirakan masih tertinggal di negara yang kini dikuasai Taliban. 

Kepala angkatan bersenjata Inggris, Jenderal Nick Carter mengatakan, banyak warga Afghanistan yang tidak dapat pergi ke Kabul. Alasannya, mereka menilai terlalu berbahaya untuk melakukan perjalanan menuju Kabul. 

"Kami menerima pesan dan teks dari teman-teman Afghanistan yang sangat menyedihkan. Kami menjalani ini dengan cara yang paling menyakitkan," katanya.

Inggris merupakan sekutu utama Amerika Serikat sejak awal invasi pimpinan negara adidaya itu ke Afghanistan pada 2001. Saat itu, invasi negara barat berhasil menggulingkan Taliban yang berkuasa saat itu.

Carter mengatakan, Inggris dan sekutunya mungkin bekerja sama dengan Taliban di masa depan untuk mengatasi ancaman dari kelompok militan Negara Islam. Kelompok itu, musuh kedua negara Barat dan juga Taliban. 

Kelompok tersebut bertanggung jawab atas bom bunuh diri di luar bandara Kabul pada Kamis yang menewaskan puluhan orang, termasuk 13 anggota militer AS.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Satu Keluarga Tewas Jatuh dari Apartemen, Bunuh Diri?

57 tahun lalu

Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji: Perjalanan yang Mengubah Hidup!

57 tahun lalu

Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia: 7 WNI Meninggal, 7 Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal