Rusia, negara berpenduduk 145 juta, melaporkan tingkat kematian pasien Covid yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain yang terkena dampak parah. Beberapa kalangan menduga, pihak berwenang setempat sengaja mengecilkan tingkat keparahan pandemi di Rusia.
Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko, pada Senin (16/11/2020) kemarin mengatakan bahwa 84 persen tempat tidur rumah sakit di negara itu yang dialokasikan untuk pasien virus corona telah terisi.
Surat kabar independen Rusia, Novaya Gazeta melaporkan, di beberapa daerah Rusia, apotek-apotek telah kehabisan obat. Sementara layanan ambulans sangat kewalahan sehingga tidak dapat menjangkau semua pasien.
Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, mengkritik para kepala daerah karena tidak memberlakukan kembali pembatasan secara ketat untuk mengekang gelombang kedua wabah Covid.
“Di sebagian besar daerah dengan situasi tegang, penyebabnya adalah keterlambatan keputusan untuk melakukan tindakan pembatasan,” ujarnya.