“Kami telah mendiagnosis 180.448 kasus varian baru yang pertama kali diidentifikasi di Inggris (B117). Varian tersebut saat ini mencapai 75 persen dari total kasus di negara kita,” ujar Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca, dikutip Reuters, Kamis (1/4/2021).
Koca juga mengatakan, Pemerintah Turki bertekad untuk memvaksinasi mayoritas penduduk pada akhir Juni.
Turki hingga saat ini menggunakan vaksin corona yang dikembangkan oleh perusahaan China, Sinovac Biotech Ltd, di samping memperoleh vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech.
Sampai sejauh ini, Turki telah menyuntik 16,04 juta warganya dengan vaksin Covid. Sebanyak 9,14 juta orang di antaranya menerima dosis pertama sejak 14 Januari, ketika peluncuran vaksinasi secara nasional dimulai.