Indonesia Hargai Dukungan China untuk Konsensus Perdamaian di Myanmar 

Umaya Khusniah
Menlu Retno Marsudi mengatakan pemerintah menghargai dukungan China untuk konsensus perdamaian 5 poin ASEAN yang disepakati untuk mengakhiri perang di Myanmar. (Foto: Reuters)

Konsensus tersebut tetap menjadi satu-satunya proses diplomatik resmi yang berperan dalam krisis Myanmar. Tetapi banyak negara Barat kecewa dengan kegagalan untuk merealisasikannya. 

Retno juga mengatakan, negosiasi pembuatan code of conduct (COC) di Laut China Selatan yang sudah berjalan dua dekade akan diintensifkan.

“Indonesia dan ASEAN ingin menghasilkan (code of conduct) yang efektif, substantif dan dapat ditindaklanjuti,” ujarnya.

Qin menambahkan bahwa China dan Indonesia akan bersama-sama menjaga perdamaian dan stabilitas jalur air yang disengketakan.

Indonesia sedang mempersiapkan untuk menjadi tuan rumah putaran negosiasi COC tahun ini, yang pertama berlangsung pada bulan Maret, kata Retno setelah menjadi tuan rumah dalam pertemuan para menteri luar negeri ASEAN awal bulan ini.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Surplus Produksi, Ceker Ayam RI Siap Diekspor ke China

57 tahun lalu

China Lirik Proyek Penyimpanan Listrik PLTS 100 GW Milik RI 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal