Indonesia Belum Laporkan Satu pun Kasus Virus Korona, WHO Justru Khawatir

Anton Suhartono
Navaratnasamy Paranietharan (dua dari kanan) saat mengunjungi fasilitas medis di Bandara Soekarno-Hatta (Foto: WHO)

"Rumah sakit pertama mengatakan mereka tidak dapat membantu dan merujuk saya ke Sanglah. Saya dikirim ke seluruh tempat (di Sanglah) dan akhirnya menemukan tempat yang tepat. Dokter bertanya apakah saya pernah berpergian ke China dan menjawab tidak. Jadi mereka bilang tidak bisa mengujinya," ujar Hale, seraya melanjutkan dokter tak menawarkan tes darah.

Setalah ke Sanglah, dia mengunjungi rumah sakit lain dan menjalani pemeriksaan darah, memeriksa tekanan, suhu, dan rontgen.

Petugas medis di sana memberi tahu bahwa dia mengalami pneumonia dan diberi antibiotik.

SMH dan The Age pekan lalu melaporkan bahwa Indonesia belum menerima alat tes khusus untuk mendeteksi jenis virus korona baru secara cepat. Otoritas hanya mengandalkan tes pan-virus korona yang secara positif dapat mengidentifikasi semua virus dalam keluarga korona, termasuk flu biasa, SARS dan MERS.

Pengurutan gen kemudian diperlukan untuk secara positif mengonfirmasi kasus virus korona baru dan seluruh proses memakan waktu hingga 5 hari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal