"Masjid tersebut dibangun pada 1839 dan jalan di sini dibangun pada 1956. Namun Departemen Pekerjaan Umum menyebut beberapa bagian masjid ilegal," kata Khan.
Tripathi mengubah alasannya dengan mengatakan, bangunan yang dihancurkan itu didirikan dalam 3 tahun terakhir dan tanpa izin. Padahal semua proses perizinan sudah dilalui.
Sejak awal komite curiga bahwa alasan pembongkaran masjid tak terkait dengan masalah izin maupun perluasan jalan.
Insiden ini terjadi di tengah derasnya desakan dari kelompok-kelompok Hindu sayap kanan untuk menghancurkan lebih banyak masjid di India. Alasannya adalah survei yang mengklaim masjid-masjid itu dibangun di bekas lokasi kuil Hindu di masa lalu.
Pengadilan India baru-baru ini menerima petisi untuk mensurvei masjid yang dibangun pada abad ke-13 di Kota Ajmer, Rajasthan.