India Catat Rekor Lonjakan Kasus Corona, Taj Mahal Batal Dibuka

Anton Suhartono
Taj Mahal batal dibuka mulai 6 Juli terkait lonjaka kasus virus corona di India (Foto: AFP)

Zona kurungan merupakan tempat yang dikategorikan memiliki tingkat infeksi tinggi berdasarkan jumlah kasus, sehingga semua aktivitas harus dihentikan, kecuali layanan penting. Taj Mahal dan monumen-monumen utama Agra lainnya berada di daerah padat penduduk.

Mouseleum marmer yang berada di selatan New Delhi itu ditutup sejak pertengahan Maret atau saat pemerintah menerapkan lockdown total untuk mencegah penyebaran virus corona.

Selain Taj Mahal, Monumen besar lainnya, seperti Benteng Agra dan Sikandra serta makam kaisar Mughal Akbar yang Agung, juga tutup.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
9 hari lalu

Pria Ini Bawa Jenazah Adiknya yang Telah Dimakamkan ke Kantor Bank, Alasannya Bikin Miris

Internasional
17 hari lalu

Bus Padat Penumpang Masuk Jurang, 21 Orang Tewas

Seleb
1 bulan lalu

Viral Gajah Mati Diduga akibat Dicat Pink demi Konten Medsos, Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal