India Catat Rekor Lonjakan Kasus Corona, Taj Mahal Batal Dibuka

Anton Suhartono
Taj Mahal batal dibuka mulai 6 Juli terkait lonjaka kasus virus corona di India (Foto: AFP)

NEW DELHI, iNews.id - India batal membuka kembali Taj Mahal terkait lonjakan kasus virus corona. Sedianya tempat tujuan wisata favorit itu akan dibuka mulai Senin (6/7/2020).

Otoritas kesehatan mengonfirmasi rekor lonjakan harian tertinggi kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir, yakni hapir 25.000 orang dengan 613 korban meninggal.

Dengan demikian jumlah total kasus sudah menembus 673.000 penderita dengan 19.268 orang meninggal. Angka tersebut mendekati posisi Rusia yang berada di peringkat ketiga dunia dalam kasus infeksi.

Pemerintah Kota Agra, tempat Tak Mahal berdiri, menyatakan bangunan yang masuk dalam Tujuh Keajaiban Dunia itu tetap ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Taj Mahal, yang berada di yurisdiksi kantor polisi Taj Ganj, merupakan ‘zona kurungan'," demikian dokumen yang dirilis Hakim Distrik Agra, Prabhu N Singh, pada Minggu, seperti dikutip dari AFP, Senin (6/7/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar

57 tahun lalu

Seskab Teddy Bertemu Dubes India, Bahas Rencana Kunjungan PM Narendra Modi

57 tahun lalu

Soal Ujian Bocor, India Blokir Telegram jelang Tes Masuk Kampus Kedokteran

57 tahun lalu

Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal