ICRC Desak Berbagai Pihak Selamatkan Infrastruktur Sipil di Ukraina

Umaya Khusniah
ICRC mendesak berbagai pihak untuk menyelamatkan infrastruktur sipil di Ukraina Timur. (Foto: Pavlo Gonchar / Sipa via Reuters)

JENEWA, iNews.id - Palang Merah Internasional (ICRC) mendesak berbagai pihak untuk menyelamatkan infrastruktur sipil di Ukraina Timur. Pasalnya, permusuhan dua negara mengganggu layanan air untuk lebih dari 1 juta orang di Ukraina. 

ICRC meminta Ukraina dan pemberontak pro-Rusia timur untuk mengamankan infrastruktur sipil penting di wilayah tersebut. Intensifikasi pertempuran baru-baru ini berisiko penghentian layanan primer. 

"Dalam dua hari terakhir, dua stasiun pompa utama baik di wilayah Donetsk tidak dapat dioperasikan oleh permusuhan tersebut," kata ICRC dalam pernyataannya, Sabtu (19/2/2022). 

Mereka menambahkan, dua stasiun pompa air itu melayani lebih dari satu juta orang di kedua sisi jalur kontak, termasuk rumah sakit dan layanan penting lainnya.

Donetsk bersama dengan Luhansk merupakan dua republik yang memproklamirkan diri di Ukraina timur. Bersama-sama, mereka membentuk wilayah yang dikenal sebagai Donbas.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Lupakan Perang Ukraina, AS Undang Putin ke KTT G20 di Miami

Nasional
5 hari lalu

Pemulihan Bencana Sumatra: 2.277 Jalan Bisa Dilalui, 792 Jembatan Beroperasi Normal

Internasional
13 hari lalu

PM Spanyol Sanchez kepada Eropa: Dukung Lebanon sebagaimana Kita Bantu Ukraina!

Nasional
14 hari lalu

PTPP Raih Proyek Jembatan Pulau Laut Senilai Rp1,02 Triliun, Perkuat Konektivitas Kalsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal