ICJ Tak Penuhi Tuntutan Afrika Selatan Paksa Israel Hentikan Serangan ke Gaza

Anton Suhartono
Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel untuk memberikan informasi mengenai kondisi di zona kemanusiaan Gaza (Foto: Reuters)

Dalam penyampaian pada sidang hari pertama, Kamis (16/5/2024), Afrika Selatan meminta ICJ mengeluarkan perintah kepada Israel untuk mengakhiri serangan di Gaza. Delegasi Afrika Selatan menyebut adanya pelanggaran yang disengaja oleh Israel terkait perintah yang dikeluarkan Mahkamah sebelumnya.

Perwakilan Afrika Selatan mengatakan, negaranya terpaksa kembali menyampaikan tuntutan ke Mahkamah karena Israel terus melakukan genosida terhadap rakyat Palestina.

Negara itu juga mengajukan permintaan mendesak kepada ICJ pada Jumat pekan untuk mengambil tindakan tambahan di tengah serangan Israel di Gaza, khususnya Kota Rafah.

“Dalam permintaan barunya, Afrika Selatan menyatakan tindakan sementara yang sebelumnya diperintahkan kepada Mahkamah tidak mampu 'mengatasi sepenuhnya' kondisi yang berubah serta fakta-fakta baru yang menjadi dasar permintaan tersebut,” bunyi pernyataan ICJ.

Afrika Selatan menyeret Israel ke ICJ pada Desember 2023, menuduhnya melakukan genosida di Gaza. Berdasarkan putusan sementara pada Januari 2024, hakim ICJ menyebut masuk akal bahwa Israel melakukan praktik genosida di Gaza seraya memerintahkan negara itu untuk menghentikan tindakan tersebut seraya melakukan tindakan untuk menjamin pasokan bantuan kemanusiaan kepada warga sipil.

Sidang pada Jumat kemarin sempat diwarnai insiden. Saat Tourgeman menyampaikan pernyataannya, seorang tamu beteriak "pembohong" kepadanya. Teriakan itu disampaikan saat Toureman mengataan bahwa Israel tak menutup pintu perbatasan untuk bantuan kemanusiaan terhadap warga Gaza. Insiden itu memaksa hakim untuk menghentikan sidang sementara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel

57 tahun lalu

Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran

57 tahun lalu

Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!

57 tahun lalu

Israel Akui Dibom Habis-habisan Iran: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal