Hubungan dengan Korsel Memanas, Korut Kembali Pasang Pengeras Suara Propaganda

Arif Budiwinarto
Militer Korea Utara memasang kembali pengeras suara di dekat perbatasan dua Korea.

"Mengingat kesalahan mereka sendiri, berani-beraninya mereka mengucapkan kata-kata seperti penyesalan dan pelanggaran?," kata juru bicara partai.

Mengetahui aktivitas Korut tersebut, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan "Pyongyang akan membayar konsekuensinya jika terus menentang upaya bersama untuk mendorong perdamaian."

Ketegangan dua Korea kembali memanas setelah pada pekan kemarin Korut di bawah komando Kim Yo-jong--adik perempuan pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-un--menghancurkan kantor penghubung Korea.

Kim Yo-jong berdalih tindakan tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap Korsel yang dianggap mendiamkan para pembelot Korut melakukan aksi propaganda.

Beberapa kelompok pembelot Korut secara rutin melakukan propaganda dengan mengirimkan selebaran anti-Korut, botol berisi beras, uang kertas 1 Dolar Amerika Serikat, radio mini, serta USB berisi film drama dan berita Korea Selatan. Benda-benda tersebut dikirimkan dengan cara dihanyutkan melalui sungai di perbatasan dua negara.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

57 tahun lalu

Fakta Baru Pembunuhan WNA Korsel di Bekasi, Mantan Istri Jadi Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal