Juru bicara militer Houthi Yahya Sarea mengatakan, pihaknya meluncurkan rudal ke fasilitas Aramco di Jeddah dan drone ke kilang Ras Tanura dan Rabigh. Mereka juga menargetkan fasilitas penting lainnya di Ibu Kota Riyadh.
Saudi sebelumnya juga menyatakan berhasil menggagalkan serangkaian serangan drone dan rudal Houthi. Sistem pertahanan udara menghancurkan rudal balistik yang diluncurkan ke Jizan yang menyebabkan kebakaran di pembangkit listrik.
Amerika Serikat mengutuk serangan terhadap sekutunya itu dan menyatakan akan terus bekerja sama untuk memperkuat pertahanan sambil mencari resolusi guna mengakhiri konflik di Yaman.
"Serangan ini tidak bisa diterima dan juga memengaruhi infrastruktur Saudi serta sekolah, masjid, dan tempat kerja," kata Wakil Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS, Jalina Porter.
Akhir pekan lalu serangan Houthi menyebabkan penurunan sementara produksi di kilang dan kebakaran terminal distribusi minyak bumi. Pada 11 Maret, Houthi juga menargetkan kilang di Riyadh, menyebabkan kebakaran kecil.