Homo Luzonensis, Spesies Manusia Purba Baru yang Ditemukan di Filipina

Nathania Riris Michico
Peta yang menunjukkan asal-usul spesies manusia zaman purba. (FOTO: Callao Cave Archaeology Project / Rob Rownd)

Fisik Homo Luzonensis memiliki beberapa kemiripan dengan spesies manusia yang muncul belakangan. Namun ada ciri-ciri lainnya yang mengingatkan kembali pada australopithecine—makhluk mirip kera berjalan tegak yang hidup di Afrika antara dua dan empat juta tahun yang lalu—serta anggota awal genus Homo.

Tulang jari dan jari kaki melengkung, menunjukkan aktivitas pendakian masih merupakan kegiatan penting bagi spesies ini. Pola seperti ini, dalam kasus tertentu, agaknya juga ada pada sejumlah australopithecine.

Apabila spesies seperti australopithecine mampu mencapai Asia Tenggara, maka ini akan mengubah cara pandang tentang siapa di dalam silsilah keluarga manusia yang meninggalkan Afrika terlebih dahulu.

Homo erectus sudah lama dianggap sebagai anggota pertama dari jalur langsung leluhur manusia yang meninggalkan Afrika -sekitar 1,9 juta tahun yang lalu.

Dan mengingat Pulau Luzon hanya dapat diakses melalui laut, penemuan itu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana spesies pra-manusia kemungkinan dapat mencapai pulau itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Meninggal Dunia

Internasional
16 hari lalu

Kapal Feri Bawa 350 Orang Tenggelam, 15 Tewas Puluhan Hilang

Internasional
24 hari lalu

Gunung Sampah di TPA Longsor, Korban Tewas Jadi 35 Orang

Internasional
30 hari lalu

Gunung Sampah Longsor, Korban Tewas jadi 6 Orang 30 Lainnya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal