Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant lebih dulu mengumumkan perang fase baru melawan Hizbullah pada Rabu pekan lalu. Dia mengatakan front pertempuran telah bergeser dari Jalur Gaza ke perbatasan Lebanon.
“Kita berada di awal fase baru perang. Kita sedang mentransfer pasukan, sumber daya, dan energi ke wilayah utara," katanya, seraya menambahkan misi dari perang fase baru ini adalah memulangkan para pengungsi Israel ke rumah mereka di perbatasan dengan Lebanon.
Puluhan ribu, bahkan ratusan ribu warga Israel yang mendiami kota-kota dekat dengan perbatasan Lebanon mengungsi sejak tahun lalu untuk menghindari perang. Mereka ditampung di hotel-hotel wilayah Israel tengah.
Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Herzi Halevi juga mengatakan pihaknya telah menilai situasi di front utara dan menyetujui rencana serangan ke Lebanon.
"Hari ini (Rabu), Kepala Staf Umum, Herzi Halevi, melakukan evakuasi terhadap situasi di Komando Utara dengan anggota Forum Staf Umum, dan menyetujui rencana pertahanan dan serangan untuk wilayah utara," bunyi pernyataan IDF.