Hilal Kemungkinan Tak Terlihat, Negara Arab dan Muslim Bakal Berlebaran pada 31 Maret

Anton Suhartono
Hilal mungkin tak akan terlihat dalam pemantauan di negara-negara Arab, bahkan negara Muslim (Foto: AP)

Hal senada disampaikan astronom Arab Saudi, Bader Al Omaira. Melihat bulan sabit pertanda masuknya 1 Syawal 1446 H pada Sabtu petang, baik menggunakan mata telanjang, teleskop, atau cara lain, tidak akan mungkin. 

Alasannya bulan akan terbenam sebelum matahari, sementara konjungsi akan terjadi setelah matahari terbenam.

Oleh karena itu, Al Omaira menegaskan bilangan Ramadhan diperkirakan akan disempurnakan menjadi 30 hari, sehingga Idul Fitri jatuh pada Senin (31/3/2025).

Kepala Emirates Astronomy Society Ibrahim Al Jarwan menjelaskan, bulan sabit baru akan muncul pada Sabtu pukul 14.58 waktu UEA. Bulan sabit akan terbenam sekitar 5 menit setelah matahari terbenam di UEA atau sekitar 10 menit setelah matahari terbenam di Makkah, Arab Saudi.

Usia bulan sabit, periode antara konjungsi dan waktu pengamatan saat matahari terbenam, akan menjadi sekitar 3 jam dan 35 menit di UEA dan sekitar 4 jam dan 25 menit di Makkah.

Menurut perhitungan astronomi, saat matahari terbenam di Makkah, ketinggian bulan sabit di atas ufuk sekitar 2 derajat, sedangkan di UEA bulan sabit akan hampir sejajar dengan ufuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 hari lalu

Iran Peringatkan Negara-Negara Arab Tak Bantu AS

1 bulan lalu

Hilal Tak Terlihat, PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Rabu 17 Juni 2026

1 bulan lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

1 bulan lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal